9 Refleks Bayi Baru Lahir yang Bunda Harus Tahu

Selasa, 6 Agustus 2019 | 16:58 WIB

Perkembangan bayi baru lahir bukan cuma berat atau panjangnya. Bayi mulai memiliki refleks normal sesuai tahap usianya, Mom. Tapi, refleks ini enggak selamanya ada pada si kecil.

Menurut dokter anak di Children's Mercy Hospitals and Clinics di Kota Kansas, Missouri, Kirsten Weltmer, M.D, refleks bayi baru lahir digunakan untuk bertahan hidup. Terutama dibutuhkan saat anak tumbuh dewasa, Mom.

Beberapa refleks seperti makan dan mengisap adalah kunci bertahan hidup. Tapi refleks lainnya ada tanpa penjelasan detail.

Mengutip berbagai sumber, berikut 9 refleks bayi baru lahir.

1. Root reflex

Refleks terjadi saat ujung mulut bayi disentuh. Secara otomatis bayi akan menggerakkan kepalanya sambil membuka mulut ke arah yang disentuh. Refleks ini dapat membantu bayi menemukan puting payudara ibu untuk menyusui.

2. Sucking reflex (refleks menghisap)

Refleks ini dimulai saat bayi masih di kandungan, dimulai di usia kehamilan sekitar 32 minggu dan baru berkembang di usia 36 minggu. Saat mulut bayi menyentuh puting payudara ibu, bayi refleks mengisap. Sucking reflex lainnya adalah bayi yang mengisap jari tangannya sendiri.

3. Moro reflex

Refleks ini sering disebut refleks kaget, biasanya terjadi saat bayi kaget dengan suara atau gerakan. Cara bayi merespons refleks dengan membuka dan menutup tangan dan kakinya sambil menangis. Refleks ini berakhir di usia 5 sampai 6 bulan.

4. Tonic neck reflex (refleks pada leher)

Refleks ini terbagi dua, Asymmetrical tonic neck reflex (ATNR) dan symmetrical tonic neck reflex (STNR). ATNR terjadi saat bayi ditidurkan, kepala digerakkan ke satu sisi, kanan atau kiri. Secara refleks, tangan dan kaki di satu sisi akan bergerak lurus mengikuti arah kepala, sedangkan tangan dan kaki lainnya seperti melipat.

Sedangkan STNR terjadi saat kepala menunduk, tangan refleks melipat, sedangkan kaki bayi lurus. Refleks ini terjadi saat bayi baru lahir, dan muncul lagi di usia 6 sampai 9 bulan, kemudian berakhir saat usia 11 bulan.

5. Grasp reflex (refleks menggenggam)

Refleks ini terjadi saat kita mengusap telapak tangan bayi dan mereka menutupnya seperti menggenggam. Grasp refleks menetap hingga usia si kecil 5 sampai 6 bulan.

6. Babinski reflex

Ketika telapak kaki diusap, jempol kaki akan menutup dan membuka sedangkan jari-jari lainnya bergerak ke arah sebaliknya. Ini adalah refleks normal hingga bayi berusia 2 tahun.

7. Step reflex

Refleks ini sering disebut refleks berjalan atau menari. Ketika kaki bayi menyentuh benda padat seperi ujung meja, mereka refleks bergerak mengangkat kaki seperti mau berjalan atau menari.

8. Landau reflex

Bila bayi mengangkat kepala, secara refleks tubuh, tangan, dan kakinya menekuk ke arah belakang. Begitu juga sebaliknya jika kepala menunduk. Refleks ini muncul di usia 3 bulan, dan berakhir di usia 1 sampai 2 tahun.

9. Parachute reflex

Paracute reflex muncul di usia 6 sampai 9 bulan. Terjadi saat bayi dipegang dan seperti dijatuhkan membungkuk ke lantai. Secara refleks bayi akan meluruskan tangannya memegang ke lantai sebagai reaksi perlindungan diri.

 

 

Sumber : HaiBunda.com

Bagikan ke :